Informasi Situs Berita Olaharga Terupdate 2025

Paul Pogba Menuju Babak Baru: Kepindahan Sang Maestro ke AS Monaco

Paul Pogba Menuju Babak Baru: Kepindahan Sang Maestro ke AS Monaco

Paul Pogba Menuju Babak Baru: Kepindahan Sang Maestro ke AS Monaco – Nama Paul Pogba telah lama menjadi sorotan dalam dunia sepak bola internasional. Gelandang asal Prancis ini dikenal karena gaya bermain flamboyan, visi permainan yang tajam, serta kontribusinya dalam membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, karier Pogba mengalami pasang surut, terutama akibat cedera link sweet bonanza dan kasus doping yang membuatnya absen dari lapangan hijau.

Kini, setelah menjalani masa sulit dan menyelesaikan sanksi larangan bermain, Pogba dikabarkan akan memulai lembaran baru bersama klub Ligue 1, AS Monaco. Artikel ini akan mengulas secara mendalam perjalanan Pogba, latar belakang transfernya, serta potensi dampaknya bagi klub dan karier sang pemain.

Kilas Balik Karier Paul Pogba

Paul Labile Pogba lahir pada 15 Maret 1993 di Lagny-sur-Marne, Prancis. Ia memulai karier profesionalnya di akademi Le Havre sebelum bergabung dengan Manchester United pada 2009. Setelah sempat kesulitan menembus tim utama, Pogba pindah ke Juventus pada 2012 dan berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik dunia.

Selama empat musim di Turin, Pogba memenangkan empat gelar Serie A dan tampil di final Liga Champions 2015. Pada 2016, ia kembali ke Manchester United dengan status sebagai pemain termahal dunia saat itu. Meski meraih beberapa trofi seperti mahjong ways Liga Europa dan Piala Liga Inggris, performanya kerap naik turun.

Masa Sulit dan Sanksi Doping

Karier Pogba mulai meredup setelah kembali ke Juventus pada 2022. Cedera berkepanjangan membuatnya jarang tampil, dan pada September 2023, ia dinyatakan positif menggunakan zat terlarang DHEA. Awalnya, ia dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat tahun, namun setelah banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), hukumannya dikurangi menjadi 18 bulan.

Sejak Maret 2025, Pogba telah diizinkan kembali bermain secara resmi. Namun, kontraknya dengan Juventus telah diputus pada November 2024, membuatnya berstatus bebas transfer selama tujuh bulan terakhir.

AS Monaco: Peluang Baru di Ligue 1

AS Monaco, klub yang bermarkas di Stade Louis II, menjadi pelabuhan baru spaceman bagi Pogba. Klub ini finis di peringkat ketiga Ligue 1 musim lalu dan berhak tampil di Liga Champions 2025/2026. Menurut laporan dari berbagai media dan pakar transfer seperti Fabrizio Romano, Pogba telah mencapai kesepakatan verbal dengan Monaco untuk kontrak berdurasi dua tahun.

Ini akan menjadi kali pertama Pogba bermain di Ligue 1, meskipun ia berasal dari akademi Prancis. Keputusan ini juga menandai penolakan Pogba terhadap tawaran menggiurkan dari klub-klub Arab Saudi dan Amerika Serikat.

Alasan Pogba Memilih Monaco

Beberapa faktor diyakini menjadi alasan Pogba memilih Monaco:

Kritik terhadap Juventus

Dalam wawancara dengan media Prancis, Pogba mengungkapkan kekecewaannya terhadap Juventus. Ia merasa tidak mendapatkan dukungan dari klub saat menghadapi sanksi doping. “Saya merasa seperti berjuang sendirian. Saya tidak mengerti mengapa klub tidak berdiri di belakang saya,” ujarnya.

Pernyataan ini menyoroti hubungan yang memburuk antara Pogba dan mantan klubnya, yang sebelumnya menjadi tempat ia bersinar. Keputusan Juventus untuk memutus kontrak Pogba secara sepihak juga menjadi titik balik dalam kariernya.

Dampak Transfer bagi AS Monaco

Kehadiran Pogba di Monaco membawa sejumlah implikasi penting:

1. Penguatan Lini Tengah

Dengan pengalaman dan kualitasnya, Pogba akan menjadi tambahan berharga di lini tengah Monaco. Ia bisa berduet dengan pemain seperti Denis Zakaria dan Lamine Camara untuk menciptakan keseimbangan antara kreativitas dan kekuatan fisik.

2. Daya Tarik Komersial

Nama besar Pogba akan meningkatkan daya tarik Monaco secara global. Penjualan merchandise, hak siar, dan eksposur media diprediksi meningkat signifikan.

3. Pengaruh di Ruang Ganti

Sebagai pemain senior dan juara dunia, Pogba dapat menjadi panutan bagi pemain muda Monaco. Pengalamannya di level tertinggi akan menjadi aset penting dalam membentuk mental juara tim.

Tantangan yang Menanti

Meski transfer ini menjanjikan, Pogba tetap menghadapi sejumlah tantangan:

Pogba dan Ambisi Timnas Prancis

Salah satu motivasi terbesar Pogba adalah kembali ke skuad timnas Prancis. Ia ingin tampil di Piala Dunia 2026 dan merasa masih memiliki kontribusi besar untuk Les Bleus. Dalam wawancara dengan ESPN, ia mengaku sempat berpikir untuk pensiun, namun akhirnya memilih untuk bangkit dan membuktikan diri.

“Empat tahun larangan bermain terasa seperti akhir dunia. Tapi saya tahu saya tidak bersalah, dan saya ingin kembali,” kata Pogba. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada pelatih Didier Deschamps yang tetap memberikan dukungan moral selama masa sulitnya.

Exit mobile version